upi.edu

Mahasiswa Teknik Sipil FPTK UPI Ikuti Lomba Adu Kuat Tekan Beton

March 23, 2017

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa diminta membuat campuran beton dari bahan-bahan yang disediakan panitia. Di antaranya, semen, pasir, kerikil kecil dan besar, fly ash (abu terbang), air, serta cairan superplasticizer. ”Mereka kami beri waktu satu jam untuk menyelesaikan campuran bahan beton,” ujar Hieronimus Enrico Suryo,ketua panitia LKTB, Sabtu (4/3).

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan itu terbagi dalam kelompok. Satu tim terdiri atas tiga orang. Jadi, dalam lomba, ada 67 tim yang bertanding. Sebelum mencampurkan bahan, mereka harus menghitung komposisi yang diperlukan.

Enrico menerangkan, para peserta harus berpikir efisien. Artinya, dari segi harga, bahan-bahan yang digunakan lebih terjangkau. Selain itu, mereka perlu mempertimbangkan konsep ramah lingkungan. Misalnya, mengurangi penggunaan semen dan menggantinya dengan fly ash. Selanjutnya, panitia menyiapkan bahan-bahan sesuai permintaan peserta.

Panitia juga menyiapkan dua wadah cetakan beton setinggi 30 sentimeter dengan diameter 15 sentimeter untuk masing-masing kelompok. Bahan yang sudah disediakan harus cukup untuk memenuhi dua wadah tersebut.

Setelah seluruh bahan tercetak, peserta mengumpulkannya kepada panitia. Cetakan beton itu akan didiamkan satu hari. Kemudian, dibuka dan didiamkan lagi hingga 28 hari. Panitia akan memeriksa kuat tekan beton. ”Dua beton itu harus memiliki kuat tekan yang sama.Tidak boleh salah satu saja yang kuat,” terang mahasiswa semester IVteknik sipil UK Petra tersebut.

Ada beberapa kriteria lain yang harus dipenuhi peserta. Misalnya, efisiensi harga beton dan penggunaan semen. Semakin sedikit menggunakan semen,dinilai semakin bagus. Selain itu, peserta perlu memperhatikan keseragaman sampel dan slump test.

Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia mengikuti Lomba Adu Kuat Tekan Beton, Makin Sedikit Semen Makin Baik, yang diadakan oleh Teknik Sipil Universitas Kristen Petra, Surabaya.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *